• DI GARUDA WISNU KENCANA BERSAMA MELANI
  • DI PATUNG DEWA WISNU
  • MERASAKAN SUNSET YANG INDAH DI TANAH LOT
  • MEMANDANGI INDAHNYA PANTAI PECATU
Tampilkan postingan dengan label Tugas Soft Skill. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Soft Skill. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 April 2013

Tugas 2 Etika dan Profesionalisme TSI#

Nama : Harry Harsono
NPM : 14109820
Kelas : 4KA26

Dosen: Agung Mandala Putra

[Tulisan]
1.Sebutkan dan jelaskan jenis ancaman atau gangguan yang ada pada Teknologi Sistem informasi !
2.Jelaskan Cara menanggulangi ancaman atau gangguan dengan mengunakan metode pengelolaan pengendalian-pengendalian !

[Tugas]
1.Jelaskan manfaat dan sisi buruk dari perkembangan teknologi komputer!
2.Jelaskan cara Untuk menjamin keamanan dalam jaringan!



[Tulisan]
1.Sebutkan dan jelaskan jenis ancaman atau gangguan yang ada pada Teknologi Sistem informasi !

Keamanan merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan dalam pengoperasian sistem informasi, yang dimaksudkan untuk mencegah ancaman terhadap sistem serta untuk mendeteksi dan membetulkan akibat segala kerusakan sistem.

Ancaman terhadap sistem informasi dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu ancaman aktif dan ancaman pasif.
a) Ancaman aktif, mencakup: 
• Kecurangan
• kejahatan terhadap komputer
b) Ancaman pasif, mencakup:
• kegagalan sistem
• kesalahan manusia
• bencana alam.
Saat ini ancaman tertinggi pada tehnologi sistim informasi adalah penyalahgunaan tehnologi tersebut pada kriminalitas atau cyber crime, misalnya:

i. Unauthorized Access to Computer System and Service: 
Kejahatan yang dilakukan dengan memasuki/menyusup ke dalam sistem jaringan komputer tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya. Biasanya pelaku kejahatan (hacker) melakukannya dengan maksud sabotase ataupun pencurian informasi penting dan rahasia. Namun begitu, ada juga yang melakukannya hanya karena merasa tertantang untuk mencoba keahliannya menembus suatu sistem yang memiliki tingkat proteksi tinggi. Kejahatan ini semakin marak dengan berkembangnya teknologi Internet/intranet.

ii. Illegal Contents 
Kejahatan dengan memasukkan data atau informasi ke Internet tentang sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum. Sebagai contohnya, pemuatan suatu berita bohong atau fitnah yang akan menghancurkan martabat atau harga diri pihak lain, hal-hal yang berhubungan dengan pornografi atau pemuatan suatu informasi yang merupakan rahasia negara, agitasi dan propaganda untuk melawan pemerintahan yang sah dan sebagainya.

iii. Data Forgery
Kejahatan dengan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang tersimpan sebagai scripless document melalui Internet. Kejahatan ini biasanya ditujukan pada dokumen-dokumen e-commerce dengan membuat seolah-olah terjadi “salah ketik” yang pada akhirnya akan menguntungkan pelaku karena korban akan memasukkan data pribadi dan nomor kartu kredit yang dapat saja disalah gunakan.

iv. Cyber Espionage
Kejahatan yang memanfaatkan jaringan Internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer (computer network system) pihak sasaran. Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap saingan bisnis yang dokumen ataupun data pentingnya (data base) tersimpan dalam suatu sistem yang computerized (tersambung dalam jaringan komputer).

v. Cyber Sabotage and Extortion
Kejahatan ini dilakukan dengan membuat gangguan, perusakan atau penghancuran terhadap suatu data, program komputer atau sistem jaringan komputer yang terhubung dengan Internet. Biasanya kejahatan ini dilakukan dengan menyusupkan suatu logic bomb, virus komputer ataupun suatu program tertentu, sehingga data, program komputer atau sistem jaringan komputer tidak dapat digunakan, tidak berjalan sebagaimana mestinya, atau berjalan sebagaimana yang dikehendaki oleh pelaku.

vi. Offense against Intellectual Property
Kejahatan ini ditujukan terhadap hak atas kekayaan intelektual yang dimiliki pihak lain di Internet. Sebagai contoh, peniruan tampilan pada web page suatu situs milik orang lain secara ilegal, penyiaran suatu informasi di Internet yang ternyata merupakan rahasia dagang orang lain, dan sebagainya.

vii. Infringements of Privacy
Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap keterangan pribadi seseorang yang tersimpan pada formulir data pribadi yang tersimpan secara computerized, yang apabila diketahui oleh orang lain maka dapat merugikan korban secara materil maupun immateril, seperti nomor kartu kredit, nomor PIN ATM, cacat atau penyakit tersembunyi dan sebagainya.

2.Jelaskan Cara menanggulangi ancaman atau gangguan dengan mengunakan metode pengelolaan pengendalian-pengendalian !


Cara menanggulangi ancaman atau gangguan dengan mengunakan metode pengelolaan pengendalian-pengendalian (managing controls) yaitu kegiatan-kegiatan yang dilakukan manajer sistem informasi untuk meyakinkan bahwa pengendalian-pengendalian di dalam sistem teknologi informasi masih tetap dilakukan dan masih efektif dalam mencegah ancaman dan gangguan terhadap sistem informasi. pengendalian di sistem teknologi informasi terbagi menjadi dua kelompok, yaitu:

i. Pengendalian secara umum (General Controls)
pengendalian secara umum merupakan pengendalian-pengendalian sistem teknologi informasi yang paling luar yang harus dihadapi terlebih dahulu oleh pemakai sistem informasinya, meliputi pengendalian:
• Organisasi
• Dokumentasi
• Kontrol pencegahan kerusakan perangkat keras
• Design keaamaan fisik
• Parameter keamanan data

ii. Pengendalian aplikasi (Application Controls) 
aplikasi merupakan pengendalian yang dipasang pada pengelolaan aplikasinya yang meliputi:
• Pengendalian-pengendalian masukan (Input Control)
• Pengendalian-pengendalian pengolahan (Processing Control)
• Pengendalian-pengendalian keluaran (Output Controls)

[Tugas]
1.Jelaskan manfaat dan sisi buruk dari perkembangan teknologi komputer!

Perkembangan teknologi komputer, selain menimbulkan banyak manfaat juga memiliki banyak sisi buruk. 
Salah satunya adalah serangan terhadap sistem komputer yang terhubung ke Internet. 

Sebagai akibat dari serangan itu, banyak sistem komputer atau jaringan yang terganggu bahkan menjadi rusak.
Untuk menanggulangi hal tersebut, diperlukan sistem keamanan yang dapat menanggulangi dan mencegah kegiatan-kegiatan yang mungkin menyerang sistem jaringan.
Dalam perkembangan teknologi dewasa ini, sebuah informasi menjadi sangat penting bagi sebuah organisasi.

Informasi tersebut biasanya dapat diakses oleh para penggunanya. Akan tetapi, ada masalah baru yang berakibat dari keterbukaan akses tersebut. Disinilah peranan keamanan jaringan dalam mengatasi persoalan Masalah-masalah tersebut antara lain adalah sebagai berikut:
i. Pemeliharaan validitas dan integritas data atau informasi tersebut.
ii. Jaminan ketersediaan informasi bagi pengguna yang berhak.
iii. Pencegahan akses sistem dari yang tidak berhak.
iv Pencegahan akses informasi dari yang tidak berhak.

2.Jelaskan cara Untuk menjamin keamanan dalam jaringan!



Untuk menjamin keamanan dalam jaringan, perlu dilakukan perencanaan keamaan yang matang berdasarkan prosedur dan kebijakan dalam keamanan jaringaan Perencanaan tersebut akan membantu dalam hal-hal berikut ini:
- Menentukan data atau informasi apa saja yang harus dilindungi 
- Menentukan berapa besar biaya yang harus ditanamkan dalam melindunginya 
- Menentukan siapa yang bertanggung jawab untuk menjalankan langkah-langkahyang diperlukan untuk melindungi bagian tersebut .


Senin, 01 April 2013

Tugas SoftSkill Etika Dan Professionalisme TSI #

Nama : Harry Harsono
NPM : 14109820
Kelas : 4KA26

Dosen: Agung Mandala Putra

[Tulisan]
1. Aapa yang dimaksud etika dan profesionalisme TSI (Teknologi Sistem Informasi)?
2. Kapan etika dan profesionalisme TSI diterapkan?

[Tugas] 
1. Siapa yang sebaiknya menerapkan etika dan profesionalisme TSI?
2. Mengapa etika dan profesionalisme TSI harus diterapkan?


Jawab:

[Tulisan]
Apa yang dimaksud etika dan profesionalisme TSI (Teknologi Sistem Informasi)?

Etika dan Profesionalisme TSI terdiri dari tiga kata, yakni etika, profesionalisme, dan TSI. Berikut ini akan dijelaskan definisi dari ketiga kata tersebut serta pengertian dari gabungan ketiganya.
  • Etika
Pengertian Etika (Etimologi), berasal dari bahasa Yunani, Ethos, yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan. Dapat dikatakan bahwa etika merupakan ilmu pengetahuan yang membahas perbuatan baik dan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia.
Macam-macam etika :
1. Etika Deskriptif
Etika yang menelaah secara kritis dan rasional tentang sikap dan perilaku manusia, serta apa yang dikejar oleh setiap orang dalam hidupnya sebagai sesuatu yang bernilai. Artinya etika deskriptif berbicara mengenai fakta secara apa adanya, yakni mengenai nilai dan perilaku manusia sebagai suatu fakta yang terkait dengan situasi dan realitas yang membudaya. Dapat disimpulkan bahwa tentang kenyataan dalam penghayatan nilai atau tanpa nilai dalam suatu masyarakat yang dikaitkan dengan kondisi tertentu memungkinkan manusia dapat bertindak secara etis.
2. Etika Normatif
Etika yang menetapkan berbagai sikap dan perilaku yang ideal dan seharusnya dimiliki oleh manusia atau apa yang seharusnya dijalankan oleh manusia dan tindakan apa yang bernilai dalam hidup ini. Jadi, etika normatif merupakan norma-norma yang dapat menuntun agar manusia bertindak secara baik dan menghindarkan hal-hal yang buruk, sesuai dengan kaidah atau norma yang disepakati dan berlaku di masyarakat.
  • Profesionalisme
Berasal dari kata profesional yang mempunyai makna berhubungan dengan profesi dan memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya, (KBBI, 1994). Sedangkanprofesionalisme itu sendiri adalah tingkah laku, keahlian atau kualitas dan seseorang yang profesional (Longman, 1987).
Secara umum ciri-ciri profesionalisme pada bidang informasi teknologi ( IT ) adalah :
  1. Memiliki kemampuan dan ketrampilan dalam bidang pekerjaan IT.
  2. Memiliki wawasan yang luas.
  3. Memiiliki kemampuan dalam analisa dan tanggap terhadap masalah yang terjadi.
  4. Mampu berkerjasama dan dapat menjalin hubungan baik dengan rekan-rekan kerja
  5. Dapat menjaga kerahasian dari sebuah data dan informasi
  6. Dapat menjunjung tinggi kode etik dan displin etika.
  • TSI
Teknologi Sistem Informasi (TSI) merupakan teknologi yang tidak terbatas pada penggunaan sarana komputer, tetapi meliputi pemrosesan data, aspek keuangan, pelayanan jasa sejak perencanaan, standar dan prosedur, serta organisasi dan pengendalian sistem catatan (informasi).
Jadi, pengertian dari etika dan profesionalisme TSI adalah norma-norma, nilai-nilai, kaidah-kaidah dan ukuran-ukuran bagi tingkah laku, keahlian atau kualitas seseorang yang profesional dari manusia yang baik dalam menggunakan teknologi sistem informasi di lingkungannya.
Kapan etika dan profesionalisme TSI diterapkan?
Etika dan profesionalisme TSI digunakan ketika seseorang hendak menggunakan teknologi sistem informasi yang ada. Tetapi etika dan profesionalisme TSI ini tidak hanya digunakan saat sedang melakukan sebuah proyek yang akan dijalankan, melainkan juga harus dijalankan setiap waktu pada saat yang tepat. Sebuah pertanggung-jawaban dari suatu etika dan profesionalisme harus nyata.
Ada empat isu-isu etika yang harus diperhatikan, yakni:
  1. Isu privasi: rahasia pribadi yang sering disalahgunakan orang lain dengan memonitor e-mail, memeriksa komputer orang lain, memonitor perilaku kerja (kamera tersembunyi). Privasi informasi adalah hak untuk menentukan kapan, dan sejauh mana informasi mengenai diri sendiri dapat dikomunikasikan kepada pihak lain. Hak ini berlaku untuk individu, kelompok, dan institusi.
  2. Isu akurasi: autentikasi, kebenaran, dan akurasi informasi yang dikumpulkan serta diproses. Siapa yang bertanggung jawab atas berbagai kesalahan dalam informasi dan kompensasi apa yang seharusnya diberikan kepada pihak yang dirugikan?
  3. Isu properti: kepemilikan dan nilai informasi (hak cipta intelektual). Hak cipta intelektual yang paling umum berkaitan dengan TI adalah perangkat lunak. Penggandaan/pembajakan perangkat lunak adalah pelanggaran hak cipta dan merupakan masalah besar bagi para vendor, termasuk juga karya intelektual lainnya seperti musik dan film.
  4. Isu aksesibilitas: hak untuk mengakses infomasi dan pembayaran biaya untuk mengaksesnya. Hal ini juga menyangkut masalah keamanan sistem dan informasi.
Isu-isu tersebut harus diperhatikan dan dijadikan panduan ketika hendak menggunakan TSI dan harus dilakukan secara profesional mengingat peran seseorang tersebut disuatu perusahaan yang berkaitan erat dengan tanggung jawab orang tersebut di perusahaan.

[Tugas]

Siapa yang sebaiknya menerapkan etika dan profesionalisme TSI?
Pengguna etika dan profesionalisme TSI adalah semua elemen di dalam suatu lingkungan kerja yang akan menggunakan TSI. Mereka yang ada di lingkungan kerja ini harus sadar dan bertanggung jawab untuk mengimplementasikan etika dan profesionalisme TSI untuk menghindari isu-isu etika seperti yang telah dijelaskan di atas.
Secara umum, pekerjaan di bidang IT terbagi dalam 3 kelompok sesuai bidangnya yaitu :
  • Mereka yang bekerja di bidang perangkat lunak (software), seperti :
    • Sistem analis, orang yang bertugas menganalisa sistem yang akan diimplementasikan, mulai dari menganalisa sistem yang ada, kelebihan dan kekurangannya, sampai studi kelayakan dan desain sistem yang akan dikembangkan.
    • Programer, orang yang bertugas mengimplementasikan rancangan sistem analis sesuai sistem yang dianalisa sebelumnya.
    • Web designer, orang yang melakukan kegiatan perencanaan, termasuk studi kelayakan, analisis dan desain terhadap suatu proyek pembuatan aplikasi berbasis web.
    • Web Programmer, orang yang bertugas mengimplementasikan rancangan web designer sesuai desain yang telah dirancang sebelumnya.
  • Mereka yang bergelut di bidang perangkat keras (hardware). Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti:
    • Technical engineer, orang yang berkecimpung dalam bidang teknik, baik mengenai pemeliharaan maupun perbaikan perangkat sistem komputer.
    • Networking Engineer, adalah orang yang berkecimpung dalam bidang teknis jaringan komputer dari maintenance sampai pada troubleshooting-nya.
  • Mereka yang berkecimpung dalam operasional sistem informasi. Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan seperti :
    • EDP Operator, orang yang bertugas mengoperasikan program-program yang berhubungan dengan electronic data processing dalam lingkungan sebuah perusahaan atau organisasi lainnya.
    • System Administrator, orang yang bertugas melakukan administrasi terhadap sistem, melakukan pemeliharaan sistem, memiliki kewenangan mengatur hak akses terhadap sistem, serta hal-hal lain yang berhubungan dengan pengaturan operasional sebuah sistem.

Mengapa etika dan profesionalisme TSI harus diterapkan?

Alasan mengapa seseorang harus memiliki etika dan profesionalisme adalah agar terhindar dari sikap atau perbuatan yang dapat melanggar norma-norma yang ada di lingkungan masyarakat. Manusia yang memiliki etika baik juga akan mendapat perlakuan yang baik dari orang lain. Etika dan Profesionalisme TSI perlu digunakan karena etika dalam perkembangannya sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Etika memberi manusia orientasi bagaimana ia menjalani hidupnya melalui rangkaian tindakan sehari-hari. Itu berarti etika membantu manusia untuk mengambil sikap dan bertindak secara tepat dalam menjalani hidup ini, dengan demikian etika ini dapat dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan aspek atau sisi kehidupan manusianya.
Etika dalam teknologi informasi bertujuan agar suatu individu di lingkungan itu :
  1. Mampu memetakan permasalahan yang timbul akibat penggunaan teknologi informasi itu sendiri.
  2. Mampu menginventarisasikan dan mengidentifikasikan etikan dalam teknologi informasi.
  3. Mampu menemukan masalah dalam penerapan etika teknologi informasi.
Tujuan pokok dari rumusan etika yang dituangkan dalam kode etik (Code of conduct) profesi :
  1. Standar‐standar etika menjelaskan dan menetapkan tanggung jawab terhadap klien, institusi, dan masyarakat pada umumnya.
  2. Standar‐standar etika membantu tenaga ahli profesi dalam menentukan apa yang harus mereka perbuat kalau mereka menghadapi dilema‐dilema etika dalam pekerjaan.
  3. Standar‐standar etika membiarkan profesi menjaga reputasi atau nama dan fungsi‐fungsi profesi dalam masyarakat melawan kelakuan‐kelakuan yang jahat dari anggota‐anggota tertentu.
  4. Standar‐standar etika mencerminkan / membayangkan pengharapan moral‐moral dari komunitas, dengan demikian standar‐standar etika menjamin bahwa para anggota profesi akan menaati kitab UU etika (kode etik) profesi dalam pelayanannya.
  5. Standar‐standar etika merupakan dasar untuk menjaga kelakuan dan integritas atau kejujuran dari tenaga ahli profesi.
  6. Perlu diketahui bahwa kode etik profesi adalah tidak sama dengan hukum (atau undang‐undang). Seorang ahli profesi yang melanggar kode etik profesi akan menerima sangsi atau denda dari induk organisasi profesinya.



Rabu, 13 Juni 2012

Tugas Bahasa indonesia 3 [PROPOSISI,CONTOHNYA,TERM,PENALARAN,DAN CONTOHNYA]

Nama : Harry Harsono
NPM : 14109820
Kelas : 3KA26

1. APAKAH YANG DIMAKSUD DGN PROPOSISI ?
Proposisi ialah kalimat logika yang merupakan pernyataan tentang hubungan antara

Sabtu, 26 November 2011

RESENSI ARTIKEL

RESENSI ARTIKEL MAJALAH
  1. DATA PUBLIKASI
    1. Tema                                 :    TEKNOLOGI
    2. Judul                                  :   PENYEDOTAN PULSA
    3. Penulis resensi                  :    Harry Harsono
    4. Pengarang artikel             :   UG
    5. Penerbit                            :    UG NEWS
    6. No / Tanggal terbit           :    Vol 8. | NO. 18 | 05 Nopember 2011 | Edisi : 186
    7. No. Halaman                     :    Halaman ke-10
  1. RINGKASAN     :
Kasus mengenai pencurian pulsa mengemuka di berbagai media beberapa waktu yang lalu. Masyarakat banyak yang mengadukan soal pencurian pulsa mereka yang dilakukan sejumlah Content Provider (CP) . Bila awalnya masyarakat sempat bingung karna tiba-tiba mendapat layanan SMS yang tak diinginkan dan kemudian pulsa berkurang,dan sebagainya,kini masyarakat mulai sadar apa yang sebenarnya terjadi.
  1. KEUNGGULAN :
  • Artikel mengandung unsur teknologi yang sangat berguna bagi pembaca.
  • Pengarang menulis artikel dengan gaya bahasa yang enak dibaca oleh remaja, jadi memberi kesan menarik untuk dibaca.
  • Judul artikel membuat pembaca mempunyai keingintahuan yang besar terhadap artikel jadi memberi rasa penasaran untuk dibaca.
  • Kreasi antara tulisan, warna dan gambar sangat kreatif sehingga menarik untuk dilihat.
  • Dengan membaca artikel ini membuat Pembaca jadi tahu tentang yang tidak diketahuinya selama ini.
  1. KELEMAHAN   :
  • Pengarang menulis dengan bahasa tidak baku sehingga lebih besar tertuju untuk remaja, pembaca yang sudah berusia tergolong tua memiliki kesusahan untuk membaca artikel.
  1. PENDAPAT       :
Artikel ini bagus karena menggugah rasa keingintahuan yang besar sehingga pembaca tahu mengapa pulsa bisa berkurang tetapi kurang dalam hasil penilitian akurat.

Minggu, 30 Oktober 2011

"Wine & Jazz Night " Ala Pastis





Lupakan sejenak (*hiruk pikuk*) kota Jakarta.Anda bisa mengunjungi Pastis Kitchen & Bar di Aston At Kuningan Suites, yang makin makin (*asyik*) untuk tempat ngumpul dan rileks.

Anda akan menikmati serangkaian program mingguan yang dihadirkan setiap Kamis,mulai pukul 19.00 WIB. Bagi yang ingin menikmati promo baru "Wine & Jazz Night" , cobalah menyambangi Pastis kitchen & Bar mulai 8 September 2011. Anda dapat menikmati alunan musik jazz, (*sembari*) bersantai bersama teman atau kekasih dalam suasana yang menyenangkan.

Pengunjung dapat menikmati pertunjukan dari berbagai musisi jazz, dengan sesekali (*meneguk*) berbagai pilihan wine yang ditawarkan resto bar. Hanya dengan merogoh kocek US$3, setiap tamu dapat minum satu gelas wine.

Promo ini digelar untuk memberikan hiburan dan pengalaman yang menarik bagi para tamu. Kombinasi pertunjukan musik jazz dan wine berkualitas dapat dinikmati semua kalangan, karena harganay sangat terjangkau.

Pastis Kitchen & Bar ini mampu menampung lebih dari 250 tamu. Resto bar ini memiliki al-fresco (*dinning backyard*), (*lounge*) yang nyaman, serta meja bar panjang.

Setiap hari, restoran buka mulai pukul 07.00 hingga pukul 23.00 WIB. Para tamu bisa menikmati aneka masakan lezat, baik untuk sarapan, santap siang, maupun santap malam, 

Dari pukul 16.00 hingga pukul 22.00 WIB, pengumjung mendapat tawaran "Happy Hours" atau beli satu gratis satu (*draft beer*). Tak hanya itu, setiap Rabu, Pastis menghadirkan acara "Acoustic Ladies Night", di mana para tamu perempuan dapat menikmati minuman (*cocktail*) gratis.

Selamat berkumpul dan bersenang-senang. (yip)

KOREKSI DIKSI:

Hiruk Pikuk = Kesibukan

Asyik = Asik
sembari = sambil

meneguk = minum dengan jumlah besar seharusnya di ganti mengicip karna wine diminum dengan porsi kecil bukan seperti saat kita meminum air yang porsinya besar
dinning backyard = halaman belakang yang telah di hias sedemikian rupa sehingga suasananya menjadi nyaman

lounge = ruangan besar untuk bersantai

draft beer =  pada umumnya istilah yang digunakan untuk mengacu pada setiap bir yang disajikan dari tong besar atau tong, meskipun arti yang tepat dari istilah bervariasi tergantung pada geografi dan niat pengguna. Sementara ini telah membuat definisi, tunggal universal bir semua tapi tidak mungkin untuk menetapkan, ada beberapa konsep disepakati biasanya dimaksudkan atau tersirat ketika melayani atau memesan bir. Di Amerika Serikat dan banyak negara Barat, bir telah menjadi cukup identik dengan bir tong dan biasanya disajikan di bar atau restoran dari tong suatu.

Asal dari istilah “draft beer” berasal dari istilah bahasa Inggris Kuno "dragen," yang berarti "membawa." Ini adalah sumber dari sejumlah istilah yang berbeda digunakan dalam menuangkan dan melayani bir termasuk "menarik," "seret," dan "konsep," yang masih digunakan di Inggris. Draft panjang, atau rancangan, datang yang akan digunakan tidak hanya untuk proses penyajian bir, tapi untuk jenis bir itu sendiri, diambil dari sebuah tong atau tong dan disajikan kepada pelanggan.


cocktail =  harusnya di ganti koktail , koktail adalah minuman beralkohol yang dicampur dengan minuman atau bahan-bahan lain yang beraroma. Sebelum disajikan dalam gelas khusus koktail, minuman ini diaduk atau diguncang-guncang supaya bahan-bahannya tercampur. Minuman beralkohol yang sering dijadikan koktail adalah gin, wiski, rum, dan terutama vodka.

Wacana ini di ambil dari Koran INVESTOR DAILY 
terbitan Sabtu-Minggu 10 -11 September 2011
Halaman 26 bagian Dining Out